Rabu, 29 Mei 2024

PENGURUS NU MULYOREJO DALAMI PEMBUATAN PESTISIDA NABATI


MINUM : Kunjungan dinas pertanian Kabupaten Pasuruan di desa Mulyorejo Rabu, 29 Mei 2024 diterima baik oleh perwakilan ketua NU Talkha. Bersama-sama anggota kelompok tani yang lain, mendengarkan secara seksama paparan salah satu petugas teknis dari dinas pertanian yang menjelaskan tentang cara pembuatan pestisida nabati (Pesnab). Dalam kunjungannya kali ini dalam rangka sekolah lapangan (SL) memberikan penjelasan secara khusus bagaimana pembuatan obat hama secara nabati ini. Dalam paparan petugas dinas pertanian tersebut, perwakilan ketua NU Mulyorejo menanyakan beberapa hal termasuk bahan-bahan nabati yang akan digunakan dalam pembuatan pestisida tersebut. Ada daun mimba, akar tuba dan lain-lainnya merupakan bahan pokok dari pesnab ini.

Secara umum Pestisida nabati (Pesnab) merupakan suatu pestisida dengan bahan dasarnya adalah tumbuhan. Pestisida nabati relatif mudah dibuat dengan bahan alami atau nabati yang membuat pestisida ini mudah terurai di alam sehingga tidak mencemari lingkungan. Sejumlah tanaman yang dapat digunakan sebagai bahan baku pestisida nabati seperti daun pepaya, brotowali, bawang putih, mimba, kipait, saliara, suren, dan jarak pagar. Hasil penelitian menunjukkan aplikasi pestisida nabati daun mimba efektif dan efisien terhadap mortalitas hama belalang kembara dengan 95% dan memiliki daya penurunan aktivitas makan sebesar 80% dengan bobot daun jagung yang tersisa 9 gram.

Menurut penjelasan dari petugas lapangan tersebut jika pembuatannya cukup mudah dan sederhana. Bahan-bahan tadi yang telah ditumbuk dan dihaluskan langsung direndam air dalam jangka waktu 1 x 24 jam atau sehari semalam. Hasil ekstraknya kemudian disaring untuk digunakan penyemprotan hama tanaman pertanian, diantaranya tanaman bawang. Rasio pemakaiannya adalah 250 ml pesnab dengan air satu tangki. Sangat irit sekali dan bisa menghemat biaya perawatan tanaman. Secara tidak langsung jika perwakilan ketua NU Talkha ingin mengajak para petani NU untuk mengaktualisasikan pesnab tersebut dalam perawatan tanaman. Team Minum


PENJELASAN DINAS PERTANIAN KABUPATEN PASURUAN





Tidak ada komentar:

Posting Komentar