Minggu, 26 Mei 2024

LPPNU KABUPATEN PASURUAN MANJAKAN PETANI DENGAN PUPUK ORGANIK

 


MINUM : Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama (LPPNU) merupakan salah satu badan otonom di lingkungan Nahdlatul Ulama (NU) yang membidangi pengembangan pertanian dalam arti luas yaitu, pertanian, perternakan, perkebunan, kehutanan, perikanan, kelautan, manajemen sumber daya alam, pengembangan pedesaan. Masalah yang real dihadapi para petani saat ini adalah issue kelangkaan pupuk terutama pupuk urea. Banyak kios-kios nakal yang sengaja menjual pupuk di atas HET. Akibat dari kenakalan oknum tersebut menyebabkan petani kebingungan mencari keberadaan pupuk tersebut.

Berangkat dari satu persoalan di atas, LPPNU Kabupaten Pasuruan telah melakukan terobosan dengan melakukan formulasi khusus pembuatan pupuk tersebut yaitu PUPUK ORGANIK. Dikutip dari Wikipedia, pupuk organik merupakan pupuk yang tersusun dari materi-materi makhluk hidup, seperti pelapukan sisa-sisa tanaman, hewan, dan manusia. Jadi, pupuk organik mengandung banyak bahan organik dibanding kadar haranya. Tentunya trobosan ini sebenarnya hanya merekontruksi dari apa yang sudah dilakukan oleh para petani era tahun 80-an. Namun dampak dari yang dihasilkan oleh pupuk organik tersebut sangat signifikan.

Dalam wawancara team MINUM Samsul Khoirul dengan salah satu petani padi asal dusun sedodol bernama Abdullah mengatakan jika pupuk ini sangat efektif, tidak rumit dan harga sangat terjangkau. Team MINUM juga melihat secara langsung hasil tanaman padinya yang menguning keemasan di sekitar desa Plinggisan tersebut. Bahkan dia juga sempat memberikan pernyataan pada team MINUM jika petani sudah tidak berebut kembali soal kelangkaan pupuk-pupuk itu. Artinya terobosan yang kelihatan sederhana ini namun memberikan dampak signifikan harus tetap dikembangkan oleh LPPNU Kabupaten Pasuruan. Tidak hanya ini saja dalam lawatan turbanya ke kecamatan Lumbang juga mengajak para petani sekitar untuk diskusi tentang masalah-masalah yang sering dihadapi oleh para petani. Sehingga diharapkan dari hasil diskusi tersebut akan diformulasikan atau solusi oleh team ahli tentunya. Team MINUM



Tidak ada komentar:

Posting Komentar